Makanan Kolesterol Tinggi, Siapa Takut?

Banyak orang menganggap makanan yang mengandung kolesterol tinggi sebagai musuh bebuyutan. Kekhawatiran akan timbulnya penyakit berbahaya di kemudian hari menjadi alasan yang kerap dilontarkan.

Tidak dimungkiri, makanan yang mengandung kolestrol tingg memang dapat menjadi biang keladi penyakit jantung dan stroke. Namun jangan salah, ternyata makanan bukanlah satu-satunya faktor penyebab melonjaknya kadar kolesterol di dalam tubuh.

Faktanya, masih ada hal-hal lain yang lebih berkontribusi pada terjadinya penyakit berbahaya tersebut. Sebut saja kebiasaan merokok, penyakit diabetes melitus, obesitas, dan malas bergerak.

Jadi, sebenarnya Anda boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti martabak, tahu goreng, telur puyuh, kulit ayam goreng, dan lainnya. Tapi ada aturan yang harus Anda ikuti, yaitu tidak mengonsumsinya secara berlebihan atau terlalu sering.

Contohnya, Anda hanya mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi satu bulan sekali. Hari-hari lain Anda isi dengan menu yang terdiri dari sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, daging tanpa lemak dan kulit, serta sayur-sayuran.

Di samping itu, pastikan pula Anda teratur periksa kolesterol, menjaga asupan dan pola makan yang sehat, menikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol, giat berolahraga, mengendalikan berat badan dan menghindari stres. Jaga tekanan darah Anda agar tetap normal dan konsumsi plant stanol ester untuk hasil yang maksimal.

Jadi, Anda masih takut dengan makanan yang mengandung kolestrol tinggi? Tetap bijak dalam mengonsumsinya, agar penyakit jantung dan stroke tidak terjadi kemudian.

Sumber : www.klikdokter.com