Ini 4 Kebiasaan Sehat untuk Jantung Keluarga Sehat

Menjalankan gaya hidup sehat merupakan salah satu kunci utama untuk menjaga kesehatan jantung Anda dan keluarga. Temukan kebiasaan sehat apa saja yang dimaksud dalam artikel ini.

Penyakit jantung bisa diturunkan. Tak hanya itu, kebiasaan hidup tidak sehat juga bisa “diturunkan” dari orang tua ke anak dan hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Gaya hidup sehat dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 20-40 persen. Kita bisa stop penurunan gaya hidup tidak sehat ke generasi lebih muda dengan memulai kebiasaan-kebiasaan sehat di bawah ini.

1. Ngemil sehat
Boleh saja ngemil karena ngemil tidak selamanya buruk. Memakan camilan dapat membuat kenyang hingga waktu makan utama dan juga dapat membantu untuk tak makan berlebihan saat makan siang atau makan malam. Ngemil juga bisa sangat membantu para perokok yang berniat berhenti. Namun perlu diingat, Anda harus memperhatikan jenis dan porsi camilan yang dikonsumsi.

Camilan sehat seperti sayur dan buah segar bisa jadi pilihan. Selain itu, kismis dan beberapa potong biskuit juga baik. Hindari memakan gorengan, roti manis, makanan ringan, atau biskuit dalam jumlah banyak sebagai camilan.

2. Minum air delapan gelas sehari
Takaran ini merupakan patokan praktis dan mudah agar tubuh mendapatkan cairan cukup. Jangan sepelekan rasa haus, kadang, rasa haus membuat ingin makan berlebih. Saat lapar pada bukan jam makan utama, cobalah minum air terlebih dulu. Lambung yang teregang karena masuknya cairan akan mengirim sinyal kenyang ke otak sehingga Anda tidak makan berlebihan. Seperti yang kita tahu, makan berlebih akan mengakibatkan kalori berlebih pula dan menumpuknya lemak di tubuh.

Pada anak-anak yang kelebihan berat badan, mereka cenderung berisiko mengalami serangan jantung pada saat dewasa. Tidak hanya serangan jantung, tapi juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit gula darah.

3. Bermain secara rutin
Sekarang hampir semua orang sudah tidak bisa lepas dari gawai elektronik mereka. Gawai cenderung membuat banyak anak-anak dan dewasa jadi jarang beraktivitas fisik. Mereka lebih sering duduk dan bermain gadget mereka, di mana saja, dan kapan saja.

Bagi Anda yang telah berkeluarga, sempatkanlah waktu untuk berolahraga bersama secara rutin. Ada banyak sekali pilihan aktivitas fisik dan olahraga yang bisa Anda pilih untuk Anda dan keluarga, pilihannya benar-benar tak terbatas.

Aktivitas fisik membuat sirkulasi tubuh jadi lebih baik, menyegarkan pikiran, membakar kalori dan lemak, tak kalah penting, dapat mempererat hubungan Anda dengan anggota keluarga.

4. Makan bersama
Bisa dikatakan kebiasaan orang tua akan sedikit banyak menurun kepada anak. Salah satu kebiasaan orang tua yang dapat menurun pada anak adalah pilihan makanan. Apabila terbiasa mengonsumsi banyak nasi dan sedikit sayur atau buah, anak mungkin juga akan meniru kebiasaan ini. Apabila hobi konsumsi gorengan, bukan tidak mungkin anak juga akan jadi menyukai gorengan.

Menyediakan waktu untuk makan bersama keluarga adalah hal penting, gunakanlah kesempatan ini untuk membiasakan diri dan keluarga untuk mengonsumsi makanan sehat. Anda bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah atau roti gandum, karena keduanya adalah sumber karbohidrat yang lebih sehat dari nasi putih.

Makanan lain yang menjadi menu wajib adalah sayuran, ikan laut, daging ayam tanpa lemak, tahu dan tempe, merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral yang baik. Buah-buahan tidak hanya sebagai pencuci mulut yang menyegarkan, namun juga menyehatkan.

Biasakanlah hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat. Kebiasaan baik ini dapat menurun pada generasi selanjutnya agar mereka dapat hidup terhindar dari risiko penyakit mematikan.
Pencegahan dan penanganan penyakit jantung koroner bukan saja dari obat-obatan atau prosedur medis, tapi juga gaya hidup sehat.


Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

http://www.klikdokter.com/