Awas, Depresi Mengintai! Waspadai Gejalanya

Awas, Depresi Mengintai! Waspadai Gejalanya


Waspadai terus gejala depresi. Gejalanya bisa sesederhana sering murung atau sedih berkepanjangan. Ayo cari tahu selengkapnya di artikel ini!

Merasa sedih berkepanjangan atau gelisah ketika menjalani aktivitas dapat menjadi gejala depresi. Kehadiran gejala depresi memang sering tidak disadari oleh banyak orang yang menderitanya.

Sering tampak sedih, kurang antusias, tidak termotivasi untuk beraktivitas, merasa bersalah berlebihan, merasa disia-siakan, dan tidak lagi tertarik pada hobi. Itulah deretan keadaan yang diduga sebagai gejala depresi.

Tidak hanya itu, kebiasaan makan dengan porsi berlebihan atau “balas dendam” dalam makan juga bisa menjadi gejala depresi. Kegiatan makan, bagi orang yang depresi, adalah bentuk “pelarian” dari kondisi kesehatan mentalnya yang terganggu oleh depresi.

Namun tenang, satu saja dari gejala-gejala di atas tidak langsung membuktikan bahwa seseorang mengalami depresi. Yang harus diwaspadai adalah, gabungan dari beberapa atau kesemua kondisi yang telah disebutkan.

Kelanjutan dari gejala depresi, efek pada tubuh yang sering dikeluhkan adalah sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga rasa nyeri di bagian tubuh tertentu tanpa penyebab yang jelas. Jika didiamkan, gejala dan komplikasi depresi bisa menumbuhkan rasa putus asa yang ekstrem. Perasaan ekstrem ini dapat membuat orang yang depresi jadi berpotensi menyakiti diri sendiri maupun orang lain. Kemungkinan yang terburuk adalah percobaan bunuh diri.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami beberapa gelaja yang diduga gejala depresi, segera periksakan ke psikolog atau psikiater agar pokok masalah dapat diatasi secara tepat. Berkonsultasi pada psikiater adalah wajar jika Anda atau orang terdekat mengalami masalah terkait kesehatan fisik dan mental, jadi tidak perlu khawatir.

Perlu diingat, gejala depresi seringkali hadir tanpa kita sadari. Mari, waspadalah akan kesehatan jiwa dan raga kita!

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

http://www.klikdokter.com/

 
Fibershot
Kembali ke atas