Benarkah Kandungan Kolesterol Telur Puyuh Tinggi?

Benarkah Kandungan Kolesterol Telur Puyuh Tinggi?

Banyak yang bilang telur puyuh tinggi kolesterol. Namun benarkah demikian? Berikut info yang akurat secara medis dari dr. Alvin Nursalim.

Telur puyuh merupakan hasil ternak yang cukup populer di Indonesia. Rasanya yang lezat dan bentuknya yang sangat pas untuk satu gigitan membuat telur ini jadi pilihan hidangan sehari-hari.

Tetapi apakah kandungan gizi dari telur puyuh? Benarkah telur puyuh lebih kaya nutrisi dibandingkan dengan telur ayam?

Sebelum membahas lebih jauh tentang kandungan dari telur puyuh, mari mengenal terlebih dulu terkait hubungan mengonsumsi telur dengan kolesterol.

Kaitan Konsumsi Telur dengan Kolesterol
Hubungan mengonsumsi telur dan peningkatan kolesterol merupakan topik yang menarik. Namun, hasil dari beberapa penelitian masih bertentangan terkait hal ini.
Bagian kuning dari telur memang mengandung kolesterol, namun efeknya dalam meningkatkan kolesterol dalam darah manusia justru tidak sebanyak peningkatan kolesterol akibat konsumsi lemak jenuh dan tersaturasi.
Seseorang dapat mengonsumsi hingga 7 butir telur dalam seminggu, dan hanya menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah yang minimal. Namun jika Anda menderita diabetes, konsumsi 7 kuning telur dalam waktu seminggu akan meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan.

Perbandingan Telur Puyuh dengan Telur Ayam
Telur puyuh adalah telur dengan ukuran yang relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran telur ayam. Berat telur puyuh berkisar 9 gram, sedangkan berat telur ayam berkisar 53 gram.
Selain 2 hal tersebut, bagian kuning telur dari kedua jenis telur ini juga berbeda. Bagian kuning telur ayam memiliki berat 15 gram atau sekitar 30% berat telur total, sedangkan telur puyuh sekitar 3,4 gram.
Bagaimana kandungan kolesterol dari kedua telur ini? Kandungan kolesterol dari telur ayam adalah 12,25 mg/gram kuning telur, sedangkan kandungan kolesterol telur puyuh adalah 11,12 mg/gram kuning telur.
Jadi dapat dikatakan bahwa telur ayam memiliki kandungan kolesterol yang lebih banyak. Namun demikian, beberapa penelitian menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari kadar kolesterol dalam darah setelah mengonsumsi kedua jenis telur ini.

Nutrisi Telur Puyuh
Telur puyuh adalah telur dengan kandungan kalori yang rendah. Telur puyuh hanya mengandung 71 kalori, atau 4% dari kebutuhan kalori harian manusia. Selain itu, kandungan kalori pada telur puyuh juga lebih rendah dibandingkan dengan kandungan kalori pada telur ayam.
Telur puyuh kaya akan vitamin A dan kolin. Setiap butir telur puyuh mengandung 119 mg kolin dan 244 IU vitamin A. Kandungan tersebut merupakan 22% dari kebutuhan kolin harian manusia dan 8% kebutuhan harian vitamin A manusia. Tubuh manusia mengandalkan kolin untuk menjaga kesehatan membran sel, sedangkan vitamin A sangat penting untuk sistem imun dan penglihatan yang baik.
Bagian kuning telur puyuh mengandung kolesterol, dan jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, konsumsilah telur puyuh dalam takaran sedang dan bukan sebagai konsumsi rutin harian Anda.
Dan perlu Anda ketahui, peningkatan kadar kolesterol dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Jadi, yang tidak kalah pentingnya adalah memperhatikan kandungan kolesterol pada makanan lain yang Anda konsumsi. Hindari untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi, seperti makanan yang digoreng.
Salah satu makanan yang dapat Anda jadikan pilihan untuk dikonsumsi guna menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh adalah makanan yang mengandung plant stanol. Pasalnya, konsumsi plant stanol sebanyak 2 gram dalam sehari mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh sebesar 10%. Di samping itu, olahraga secara rutin dan teratur juga merupakan komponen penting untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda.

 
Fibershot
Kembali ke atas