Logo Nutrive Benecol
Artikel
Artikel

Gejala Kolesterol Tinggi yang Dapat Dirasakan dan Wajib Diwaspadai

Gejala Kolesterol Tinggi yang Dapat Dirasakan dan Wajib Diwaspadai

Kadar kolesterol yang terlalu tinggi akan memicu munculnya berbagai gejala kolesterol tinggi yang praktis mengganggu aktivitas. Kolesterol jahat dalam jumlah berlebih juga bisa memicu berbagai penyakit serius. Mulai dari stroke, penyakit jantung, dan juga PAD atau penyakit arteri perifer yang semuanya merupakan penyakit berbahaya.

Tanda Fisik Kolesterol dalam Tubuh Tinggi

Meskipun kolesterol berlebih bisa memicu kemunculan penyakit berbahaya, namun dalam batas normal justru bermanfaat bagi tubuh. Diketahui bahwa kolesterol di dalam tubuh diperlukan untuk membantu mengolah Vitamin D, perbaikan sel-sel yang rusak, dan juga mendukung metabolisme di dalam tubuh.

Baca Juga: Kolesterol Baik Terlalu Tinggi Justru Berbahaya?

Untuk mencegah segala risiko, dianjurkan untuk memahami apa saja gejala kolesterol tinggi yang dapat dirasakan. sehingga saat mengalami gejala tersebut bisa segera mengatasinya dengan tepat. Adapun ciri-ciri atau tanda fisik tubuh memiliki kadar kolesterol berlebih antara lain:

1. Merasakan Nyeri di Tengkuk

Sering merasakan nyeri di bagian tengkuk? Sebaiknya mengecek kadar kolesterol di dalam tubuh. Sebab sakit pada tengkuk juga menjadi gejala kolesterol tinggi yang tentu perlu diwaspadai. Hal ini karena adanya penumpukan plak pada pembuluh darah di sekitar leher.

Aliran darah yang terhambat di area leher ini pada akhirnya memunculkan rasa nyeri di tengkuk. Penumpukan plak ini tentu saja dari kadar kolesterol yang menumpuk dan berubah menjadi plak yang menghalangi peredaran darah. Meskipun rasa nyeri di tengkuk tidak selalu dikaitkan dengan kolesterol, karena bisa jadi ada gangguan pada saraf atau sekedar nyeri otot. Namun jika lumayan sering tidak ada salahnya mengecek kadar kolesterol.

2. Mudah Merasa Lelah

Plak di pembuluh darah tidak hanya memicu rasa sakit atau nyeri di tengkuk namun juga memicu rasa lelah berlebihan. Aliran darah yang terganggu akibat sumbatan plak di pembuluh darah akan mengganggu aliran darah ke seluruh jaringan tubuh. Kondisi ini akan membuat tubuh mudah lelah sehingga kurang produktif dalam beraktivitas.

Meskipun sekali lagi kelelahan yang dirasakan tidak selalu menjadi tanda fisik kolesterol tinggi. Sebab bisa jadi karena memang tubuh beraktivitas berlebihan, atau bahkan karena gejala diabetes. Tetap saja untuk berjaga-jaga kamu sebaiknya mengecek kadar kolesterol, apalagi jika sudah istirahat ternyata lelah yang dirasa tidak kunjung hilang.

3. Nyeri di Kaki dan Dada

Meningkatnya kadar kolesterol dalam darah juga bisa memicu rasa nyeri di bagian kaki dan dada. Rasa nyeri pada kaki seringkali disebabkan oleh terhambatnya peredaran darah di area kaki, khususnya pergelangan kaki. Hal ini akan memicu rasa nyeri di bagian kaki dan bahkan menyulitkan penderita untuk berjalan.

Rasa nyeri juga bisa dirasakan di area dada, sebab plak bisa menyumbat aliran darah di sekitar jantung. Rasa nyeri pun akan muncul di area ini yang membuat dada terasa nyeri dan sesak. Jika mengalami gejala seperti ini dan sampai berulang kali, sebaiknya melakukan pemeriksaan dan tentunya mengecek kadar kolesterol dalam darah.

4. Sering Kesemutan

Salah satu gejala kolesterol tinggi yang juga paling sering dikeluhkan adalah perasaan kesemutan. Kesemutan dapat terjadi ketika peredaran darah terhambat, dalam kondisi kolesterol tinggi peredaran darah memang rawan tersendat. Awalnya bisa jadi hanya merasakan kebas dan kesemutan yang berlanjut ke rasa nyeri.

Baca Juga: Sering Kesemutan, Tanda Kolesterol Tinggi?

5. Sering Sakit Kepala atau Pusing

Aliran darah yang terhambat plak di pembuluh darah saat kolesterol dalam darah meroket juga memicu sakit kepala. Beberapa penderita mengeluhkan rasa pusing, karena aliran darah ke otak tersendat. Jika sering mengalami keluhan ini maka tidak ada salahnya melakukan pengecekan kolesterol. Sehingga semakin dini diketahui semakin dini pula penanganan dapat dilakukan.
Cara Mengatasi Kolesterol yang Terlalu Tinggi

Gejala yang disebutkan di atas tidak selalu dirasakan semua oleh penderita kolesterol tinggi. Beda penderita bisa jadi beda pula gejala yang dikeluhkan, dan hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya di area mana yang pembuluh darahnya tersumbat plak. Jika penderita satu penyumbatan terjadi di leher dan bukan di kaki, maka akan merasakan nyeri di tengkuk dan bukan di kaki.

Setelah mengetahui berbagai gejala kolesterol tinggi yang sifatnya umum di atas, maka ketahui pula bagaimana mengatasinya. Berikut penjelasannya:

1. Memperbaiki Pola Makan

Memperbaiki pola makan menjadi kunci alami dan termudah untuk menurunkan kolesterol yang naik. Mulailah menghindari makanan berlemak dan perbanyak asupan buah dan sayuran. Pilih pula menu makanan tinggi serat larut yang efektif menurunkan kadar kolesterol.

Baca Juga: Konsumsi 10 Buah dan Sayur Ini Untuk Menurunkan Kolesterol!

2. Berolahraga Secara Teratur

Rutin melakukan olahraga ternyata juga menjadi cara mengatasi kolesterol tinggi secara alami. Lakukan olahraga ringan secara teratur untuk menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan produksi kolesterol baik. Olahraga akan memberi efek relaksasi dan membantu melancarkan peredaran darah, sehingga penyumbatan oleh plak bisa diatasi maupun dicegah.

3. Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok terbukti memicu munculnya berbagai gejala kolesterol tinggi yang jika tidak dihentikan akan semakin parah. Merokok ternyata bisa menurunkan kadar kolesterol baik dan meningkatkan kolesterol jahat. Belum lagi dengan ancaman penyakit berbahaya lain dari merokok, maka wajib untuk segera dihentikan.

4. Mengontrol Berat Badan

Orang dengan kondisi kegemukan atau obesitas memiliki risiko kolesterol tinggi lebih besar dibanding yang punya berat badan normal. Kegemukan memicu berbagai masalah kesehatan, salah satunya kolesterol yang bisa jadi pemicu penyakit serius lainnya.

Jadi, pastikan untuk mengontrol berat badan agar kolesterol dalam kadar normal dan tubuh pun lebih bugar sekaligus sehat. Lakukan diet sehat dengan pola makan rendah lemak dan tinggi nutrisi. Supaya berat badan tidak hanya turun namun juga meningkatkan produksi kolesterol baik dalam tubuh.

Baca Juga: 4 Cara Memulai Gaya Hidup Sehat Bebas Kolesterol

Siapa saja memiliki risiko untuk mengalami kolesterol tinggi, apalagi jika punya faktor pemicu maka risiko semakin meningkat. Seperti mengalami obesitas atau mungkin memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kolesterol tinggi. Namun, apapun faktor penyebabnya kamu dan siapa saja bisa menghindari lonjakan kolesterol.

Selain melakukan beberapa cara menurunkan kadar kolesterol berlebih di atas, kamu juga bisa rutin mengkonsumsi Nutrive Benecol. Produk ini akan membantu menstabilkan kadar kolesterol tubuh secara alami. Minuman kesehatan satu ini diperkaya oleh PSE atau Plant Stanol Ester yang secara klinis terbukti menurunkan kadar kolesterol secara alami.

Selama dikonsumsi secara rutin maka bisa menurunkan kolesterol antara 7-10% dalam 2-3 minggu. Selain membantu menurunkan kolesterol jahat, Nutrive Benecol juga membantu menjaga kesehatan jantung. Jika terlalu banyak kolesterol jahat di darah, maka dapat terjadi penumpukan plak di dinding pembuluh darah arteri, yang dapat menimbulkan serangan jantung dan stroke.

Jika sudah bosan atau khawatir akan efek samping dalam mengonsumsi obat-obatan penurun kolesterol. Maka bisa beralih dengan cara enak menurunkan kolesterol dengan Nutrive Benecol. Nutrive yang aman dikonsumsi, karena berasal dari bahan alami yang sudah mendapat status GRAS* dari United State FDA (USFDA)* Generally Recognized as Safe. Nutrive Benecol tersedia dalam bentuk minuman smoothie dengan rasa buah yang segar. Untuk kamu yang memiliki kadar kolesterol tinggi, maupun yang memiliki kadar kolesterol normal namun tetap ingin melakukan pencegahan, Nutrive Benecol-in aja!

 
Fibershot
Kembali ke atas