Logo Nutrive Benecol
Artikel
Artikel

Ini Cara Mendeteksi Penyakit Jantung Koroner dengan Mudah!

Ini Cara Mendeteksi Penyakit Jantung Koroner dengan Mudah!

Serangan jantung dapat Anda hindari dengan mudah. Segera deteksi penyakit jantung koroner sejak dini dengan beberapa cara yang bisa Anda lakukan sendiri.

Jika pernah mendengar tentang penyakit jantung koroner, Anda tentu mengetahui bahwa penyakit ini berkaitan erat dengan serangan jantung. Mudahnya, serangan jantung merupakan keadaan gawat darurat yang diakibatkan oleh penyakit jantung koroner yang diakibatkan oleh tersumbatnya atau terganggunya aliran pembuluh darah menuju jantung. Pembuluh darah itu disebut sebagai pembuluh koroner yang juga menjadi nama penyakit jika terjadi penyumbatan di dalamnya.

Penyempitan dalam pembuluh darah koroner disebabkan oleh aterosklerosis yang menjadi penyebab utama serangan jantung hingga kematian. Untuk mencegah terjadinya serangan jantung, maka mendeteksi adanya penyakit jantung koroner perlu dilakukan sesegera mungkin.

  1. Cek melalui laboratorium

Tidak hanya bisa mencegah serangan jantung, namun dengan melakukan pengecekan di laboratorium, Anda juga bisa mengetahui faktor-faktor lain yang juga menjadi penyebab penyakit jantung koroner, seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, kolesterol tinggi, kegemukan, atau dikarenakan oleh rokok. Dengan mengetahuinya, Anda juga bisa melakukan pencegahan secara maksimal.

  1. Pemeriksaan kolesterol dan gula darah

Pemeriksaan gula darah dan kolesterol umumnya dilakukan dengan memberikan sampel darah yang lalu dianalisis di laboratorium. Dengan melakukan pengecekan ini, Anda dapat mengetahui tingkat gula darah, HDL, LDL, dan trigliserida. Selain itu, pemeriksaan fungsi ginjal juga akan diminta untuk hasil yang lebih maksimal.

Setelah mengetahui hasil pemeriksaan secara keseluruhan, dokter juga akan menggabungkan analisisnya dengan hasil wawancara klinis serta pengecekan fisik. Interpretasi dari dokter ini akan mencakup:

  1. Kondisi jantung
  2. Hal yang diperlukan untuk pemeriksaan lanjutan
  3. Terapi yang dibutuhkan

 3. Treadmill Exercise Test

Saat melakukan tes ini, Anda akan dipasangi alat EKG dan diharuskan untuk berjalan atau berlari di atas treadmill. Selain treadmill, ada pula yang menggunakan sepeda statis sebagai gantinya. Pemeriksaan ini relatif mudah namun memiliki keterbatasan penilaian.

 4. CT Scan Koroner

Untuk mengecek keadaan koroner, Anda dapat melakukan CT Scan koroner di pusat kesehatan terdekat yang menyediakan layanan ini. Sebelum itu, Anda akan diinjeksi agar struktur pembuluh koroner dapat terlihat dalam mesin CT Scan. Jika pemeriksaan ini dirasa kurang untuk mengetahui kesehatan koroner, maka dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan kateterisasi angiografi koroner.

 5. Kateterisasi Angiografi Koroner

Jika menjalani tes ini, maka kateter berdiameter 2 mm akan dimasukkan melalui akses di pergelangan tangan atau lipatan paha. Setelah diberi injeksi, maka struktur pembuluh darah koroner Anda akan terlihat sehingga dokter dapat mendeteksi apakah ada masalah atau tidak.

 6. Pemeriksaan Klinis Dokter

Cara lainnya untuk mendeteksi penyakit jantung koroner adalah dengan melakukan wawancara langsung dengan dokter. Selain menanyakan beberapa pertanyaan seputar kesehatan dan kebiasaan Anda, dokter juga akan memeriksa suara jantung, tekanan darah, serta pengecekan tambahan, seperti EKG untuk mendeteksi adanya kelainan irama pada jantung.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit jantung koroner sejak dini. Agar risiko terkena penyakit berbahaya tersebut lebih minim, jalani pola hidup sehat dan berolahraga secara teratur. Jangan lupa untuk hindari makanan cepat saji dan konsumsi gula berlebih.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

http://www.klikdokter.com/

 
Fibershot
Kembali ke atas