Logo Nutrive Benecol
Artikel
Artikel

Inilah 8 Cara Melancarkan Buang Air Besar Tanpa Pencahar

Inilah 8 Cara Melancarkan Buang Air Besar Tanpa Pencahar

Memahami dengan baik bagaimana cara melancarkan buang air besar akan membantu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Pencernaan yang sehat sangat berhubungan dengan daya tahan tubuh. Sehingga untuk mencegah kemungkinan mudah sakit, terutama saat menjalankan ibadah puasa atau mungkin saat dikepung pandemi seperti sekarang. Maka penting sekali untuk memperhatikan kesehatan saluran pencernaan.

Cara Melancarkan Buang Air Besar

Salah satu tanda saluran pencernaan dalam kondisi baik-baik saja adalah intensitas buang air besar yang terbilang rutin atau lancar. Namun, karena satu dan lain hal ada kalanya seseorang bermasalah dengan sembelit. Yakni kondisi dimana intensitas buang air besar menurun atau kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Baca Juga: Mengenal Penyebab Susah BAB dan Solusi Alaminya

Berhubung pencernaan sehat menjadi kunci untuk menjaga daya tahan tubuh, maka wajib memperhatikan saluran pencernaan ini. Supaya lancar, kamu bisa mencoba menerapkan beberapa cara sederhana berikut:

1. Memperbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Asupan serat harian yang cukup akan membantu menjadikan feses lebih lunak sehingga mudah untuk keluar. Hanya saja ketika asupan serat ini kurang dari kebutuhan harian secara total. Maka feses pun menjadi lebih keras yang kemudian sulit untuk keluar, perlahan intensitas BAB akan berkurang.

Sehingga salah satu cara agar BAB lancar tiap hari adalah dengan memenuhi kebutuhan serat harian. Bisa mencoba memperbanyak asupan serat yang dikonsumsi setiap harinya. Ada banyak makanan yang mengandung serat cukup tinggi, paling dominan adalah dari keluarga buah-buahan dan sayuran.

Namun ternyata asupan serat ini ada dua jenis, yakni serat mudah larut dan yang tidak mudah larut. Mana yang lebih baik? Perbanyak asupan serat mudah larut dan kurangi asupan serat tidak larut karena akan memperparah sembelit. Serat tidak larut terkandung di dalam kol, kubis, buncis, kacang polong, dan kentang.

Baca Juga: Makanan Seimbang Setiap Hari untuk Jaga Kebutuhan Serat Harian

 

2. Teliti Memilih Makanan

Selain kurang serat, penyebab lain dari kesulitan buang air besar adalah kurangnya asupan Vitamin B12. Maka di dalam cara melancarkan buang air besar perlu pula memastikan asupan vitamin tersebut. Asupan vitamin ini bisa berasal dari buah kiwi, oatmeal, sayur bayam, yogurt, buah jeruk, dan kacang.

Kenali lebih banyak lagi jenis makanan yang mengandung Vitamin B12 sehingga bisa dimasukan ke dalam menu harian. Jika memang kesulitan memperolehnya dari makanan alami, misal karena susah dicari atau karena tidak suka. Maka bisa mempertimbangkan asupan suplemen Vitamin B12 tersebut.

3. Meningkatkan Asupan Cairan

Tidak hanya makanan, untuk bisa melancarkan BAB yang macet juga melibatkan asupan cairan tubuh. Yakni lewat asupan air putih setiap harinya dan jika terbilang kurang maka jangan kaget jika pencernaan kemudian tersendat. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh secara alami akan membuat feses lebih lunak.

Metabolisme tubuh juga akan menjadi normal dibandingkan saat tubuh mengalami dehidrasi. Asupan cairan ini sebagian besar dianjurkan dipenuhi dari kebiasaan minum air putih. Selain itu bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak air, mulai dari buah-buahan tinggi air sampai sayuran yang dimasak berkuah banyak.

Bagaimana saat menjalankan ibadah puasa? Ibadah puasa memang praktis memangkas waktu untuk minum air. Namun usahakan tetap maksimal, diatur pola minumnya saat sahur dan berbuka. Saat sahur tidak ada salahnya hanya minum 2 gelas air, namun 6 gelas sisanya bisa dipenuhi saat berbuka sampai pergi tidur.

4. Memperbanyak Aktivitas Fisik

Daftar cara melancarkan buang air besar tidak melulu hanya membahas soal pola makan saja. Namun juga membahas masalah kegiatan fisik, sebab aktualnya semakin banyak tubuh bergerak maka resiko sembelit semakin berkurang. Tubuh yang aktif bergerak juga memiliki resiko kecil untuk sakit.

Sebab dengan rutin bergerak maka daya tahan tubuh akan meningkat secara alami dan dengan sendirinya. Oleh sebab itu untuk siapa saja yang sering mengeluh sembelit, ada baiknya mencoba memperbanyak aktivitas. Jika memungkinkan bisa menikmati kegiatan olahraga meskipun hanya 15 menit setiap harinya.

Supaya terbiasa dengan kegiatan olahraga, maka tidak perlu langsung memilih olahraga berat. Silahkan memulai kebiasaan baik ini dengan olahraga ringan seperti memperbanyak jalan kaki, bersepeda santai, berenang, dan lain sebagainya. Utamakan juga olahraga yang memang kamu sukai agar bisa menikmatinya secara disiplin.

5. Menghindari Stress

Kondisi psikis diketahui akan mempengaruhi kesehatan saluran pencernaan, misalnya saja saat stress menyerang maka resiko sembelit semakin besar. Kondisi psikis yang menurun akan membuat pergerakan usus dan otot di saluran pencernaan lainnya semakin lambat.

Tanpa disadari intensitas buang air besar pun akan berkurang setiap hari dan setiap minggunya. Oleh sebab itu untuk bisa terhindar dari masalah sembelit yang bisa bertahan sampai berhari-hari. Maka penting untuk menghindari stress, pertimbangkan untuk lebih menikmati hidup.

Rutin berolahraga dan tidur yang cukup akan membantu meredam stress secara alami. Umumnya orang yang aktif berolahraga setiap minggunya memiliki resiko stress sangat rendah dibanding yang tidak. Sehingga pastikan sudah mulai membiasakan diri berolahraga dan tidak terlupa meningkatkan kualitas tidur.

6. Tidak Menahan Keinginan Buang Air Besar

Kamu termasuk yang suka malas buang air besar karena sibuk atau karena alasan lainnya? Penting untuk diketahui bahwa kebiasaan ini cukup buruk dan perlu dihindari selama memerangi sembelit. Dalam penjelasan mengenai cara melancarkan buang air besar dianjurkan untuk segera menuruti keinginan tubuh buang air besar.

Menahan keinginan untuk ke toilet perlahan akan membuat feses menjadi keras dan akhirnya susah keluar. Sehingga perut semakin membuncit dan tubuh terasa lebih berat sekaligus begah. Maka untuk terhindar dari sembelit usahakan selalu mengikuti keinginan tubuh untuk buang air besar.

7. Konsumsi Makanan Prebiotik dan Probiotik

Makanan yang banyak dianjurkan untuk dikonsumsi selama mengalami sembelit, adalah makanan prebiotik dan probiotik. Makanan prebiotik adalah makanan yang menjadi sumber makanan dari bakteri baik di dalam tubuh. Sedangkan makanan probiotik adalah makanan yang mengandung bakteri baik, supaya jumlahnya di usus kembali normal.

Makanan prebiotik bisa didapatkan dari makanan alami yang mengandung serat tinggi. Contoh paling dominan adalah buah dan sayuran, tentunya yang mengandung serat larut dalam air. Sedangkan makanan probiotik bisa dijumpai pada makanan fermentasi, misalnya yogurt, tempe, dan sebagainya.

Baca Juga: Apa Bedanya Probiotik dan Prebiotik?

8. Kurangi Olahan Susu

Bagi beberapa orang memang mengalami kondisi intoleran terhadap protein susu sapi. Asupan susu sapi akan meningkatkan kemungkinan sembelit sebab bisa memperlambat pergerakan usus. Maka untuk menghindarinya, ada baiknya meminimalkan atau menghindari sama sekali asupan susu dan olahannya.

Nutrive FiberShot untuk Pencernaan Lebih Sehat

Hidup sehat dengan pencernaan sehat dan daya tahan tubuh kuat memang memerlukan asupan makanan bernutrisi tinggi. Kebutuhan serat harian memang harus diperhatikan, dan memberi kemudahan untuk memenuhinya. Ada yang praktis untuk memenuhi kebutuhan serat harian, dengan Nutrive FiberShot. Nutrive FiberShot minuman tinggi serat (5gram / botol) yang mengandung 16 sari buah dan sayur.

Konsumsi Nutrive FiberShot akan membantu melancarkan sistem pencernaan. Kamu pun tidak lagi perlu mengkhawatirkan masalah sembelit ataupun diare, jadi pastikan sudah meminumnya secara rutin. Terutama saat menjalankan ibadah puasa, sehingga masalah pencernaan tidak sehat dapat diatasi.

 
Fibershot