Jangan Anggap Enteng Efek Stress Terhadap Kolesterol

Jangan Anggap Enteng Efek Stress Terhadap Kolesterol

Semua orang berpotensi untuk mengalami stress yang tentu perlu diatasi dengan tepat, sebab efek stress pada kolesterol dan masalah kesehatan lain cukup mengkhawatirkan. Stress perlu diketahui memberi efek yang cukup beragam bagi tubuh, satu diantara sekian efek tersebut adalah lonjakan kadar kolesterol dalam darah.

Respon Tubuh Terhadap Stress

Sebelum mengenal lebih jauh hubungan antara stress dengan kolesterol, bisa lebih dulu mengetahui respon tubuh terhadap kondisi tersebut. Seperti yang disinggung di awal bahwa kondisi stress bisa mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Dampak yang ditimbulkan sangat beragam, selain berpotensi meningkatkan kolesterol. Diketahui pula bahwa stress bisa memberi dampak negatif lainnya. Bagaimana kondisi ini bisa terjadi?

Tubuh secara alami akan merespon kondisi stress sebagai penanggulangan dini. Secara umum saat tubuh menunjukan gejala stress maka akan melepaskan hormon epinephrine, norepinephrine, dan juga cortisol. Ketiganya dalam kadar normal akan bermanfaat bagi tubuh, namun akan sebaliknya jika terlalu berlebihan.

Baca Juga: Pekerja Kantoran Lebih Rentan Stroke, Ini Alasannya

Epinephrine misalnya, hormon ini termasuk hormon adrenalin yang bisa meningkatkan semangat. Namun jika dampak stress terlalu besar dan negatif maka hormon ini akan diproduksi berlebihan. Nantinya bisa memicu peningkatan detak jantung, nafas memburu, dan peningkatan tekanan darah.

Cortisol atau kortisol juga akan dilepaskan oleh tubuh saat berada di kondisi stress. Kortisol sendiri dalam jumlah berlebih akan menurunkan kualitas kesehatan. Sebab bisa memicu terjadinya osteoporosis, karena kortisol berlebih bisa mengurangi kemampuan tubuh menyerap kalsium untuk memperkuat tulang.

Hubungan Stress dan Kolesterol

Secara perlahan efek stress pada kolesterol pun akan terasa, karena bisa memicu tekanan kenaikan kadar kolesterol jahat. Meningkatkan kadar kolesterol tentu akan semakin membahayakan kondisi tubuh, karena bisa mengundang lebih banyak penyakit untuk muncul.

Hal ini sejalan dengan hasil sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013 lalu. Studi tersebut melibatkan 91.593 orang yang mengalami stress di tempat kerja. Orang dengan stress pekerjaan ternyata memiliki risiko menderita penyakit kolesterol lebih tinggi. Sebab rata-rata menunjukan gejala kolesterol tinggi dan setelah dicek memang demikian.

Sejalan dengan hasil studi tersebut, pada tahun 2017 juga terdapat studi serupa untuk mempelajari korelasi antara stress dan kolesterol. Hasil studi ini diketahui jika orang dengan tekanan psikologis tinggi alias mengalami stress. Memicu penurunan kadar kolesterol baik dan meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Melalui studi inilah diketahui bahwa kondisi stress menjadi satu diantara sekian hal yang menyebabkan kolesterol naik. Sehingga kolesterol tinggi tidak selalu karena konsumsi makanan tinggi lemak saja. Namun bisa pula karena stress yang berkepanjangan dan tidak ditangani dengan tepat.

Baca Juga: Stres dan Hubungannya dengan Kolesterol

Dampak Stress pada Jantung

Selain berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat ternyata dampak stress bagi kesehatan lebih kompleks lagi. Yakni bisa mempengaruhi kesehatan organ jantung yang tentu akibatnya bisa sangat fatal. Stress atau tekanan psikologis yang dialami akan membuat nafas lebih berat dan menderu selain itu bisa meningkatkan tekanan darah.

Tingginya tekanan darah menghambat aliran darah dalam pembuluh darah yang memaksa jantung memompa lebih keras. Jika kondisi ini berjalan dalam waktu yang lama maka perlahan jantung akan kehilangan fungsinya. Selain bisa memicu serangan jantung, tekanan darah tinggi juga bisa memicu stroke.

 

Memahami berbagai efek stress pada kolesterol dan juga kesehatan, termasuk kesehatan jantung sangat kompleks. Maka akan meningkatkan kesadaran untuk memperhatikan kondisi psikologis yang dimiliki. Menangani atau mengatasi stress sedini mungkin bisa mencegah segala efek negatif yang dijelaskan di atas.

Cara Ampuh Menghindari Stress

Apabila merasa kesulitan dalam menghindari atau mengatasi stress, maka bisa mencoba beberapa tips berikut ini:

1. Belajar Selalu Berpikir Positif

Stress bisa lebih mudah menyerang jika terlalu sering berpikir negatif atau berpikir hal-hal buruk akan terjadi. Nantinya akan memicu rasa takut sehingga pikiran tidak tenang dan gelisah. Efeknya tentu saja akan lebih rentan mengalami stress, oleh sebab itu perlu membiasakan diri berpikir positif.

Jauhkan pikiran-pikiran jelek dan selalu berpikir bahwa hal baik adalah yang akan terjadi dan kamu akan bahagia karena banyak alasan. Semakin terbiasa berpikir positif maka stress akan reda dan tidak pernah dialami kembali.

2. Berusaha Meraih Penghargaan

Mengingat efek stress pada kolesterol cukup signifikan, maka penting untuk mengatasinya dengan bijak. Selain berpikir positif untuk dijadikan budaya kamu juga perlu berupaya meraih penghargaan. Prestasi yang dibuktikan dengan penghargaan baik di kantor, kampus, sekolah, dan di tengah masyarakat akan menjadi motivasi.

kamu pun akan lebih mudah untuk berpikir positif di tengah segudang prestasi yang ditorehkan. Maka fokus saja ke pencapaian dalam hidup kamu dan abaikan berbagai masalah dan pikiran negatif pemicu stress. Hidup pun akan terasa lebih berkualitas.

3. Berteman dengan Orang-Orang yang Tepat

Tips menghindari stress berikutnya adalah dengan selektif memilih teman, sebab orang terdekat akan mempengaruhi mood dan pola pikir kamu. Cari dan dekati orang-orang yang bisa memberi motivasi untuk terus semangat dan berpikir positif supaya stress segera reda dan bisa dicegah.

4. Olahraga Secara Teratur

Usai berolahraga tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang sering disebut sebagai hormon bahagia. Perasaan bahagia akan dirasakan setelah berolahraga, sehingga melakukannya secara rutin efektif menghindari stress. Lakukan olahraga ringan dan perlahan bisa ditingkatkan sesuai kemampuan.

5. Istirahat yang Cukup

Kurang tidur bisa memicu stress, karena tubuh rentan mengalami kelelahan berlebih. Selain itu bisa meningkatkan kadar kolesterol karena tubuh dipaksa bekerja terlalu keras. Kelelahan akan menurunkan kolesterol baik dan mendongkrak kolesterol jahat yang tentu malah merugikan kesehatan kamu.

6. Menjaga Pola Makan

Semua orang tentu menyadari vitalnya efek makanan yang dikonsumsi, sebab berawal dari makanan tubuh bisa sehat atau panen banyak penyakit mematikan. Memperhatikan pola makan menjadi kunci untuk membantu menghindari stress secara alami.

Baca Juga: Inilah Cara Terbaik Atasi Stres dan Depresi!

Mulailah membiasakan diri menyantap makanan sehat, sebab konsumsi makanan berlemak tinggi memaksa tubuh bekerja terlalu keras. Efeknya tubuh terlalu lelah yang memicu stress menjadi lebih sering. Jadi, perbaiki pola makan kamu dari sekarang dan bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti sarapan sehat dan camilan sehat.

Pola makan juga akan mempengaruhi kadar kolesterol, karena bagaimanapun juga efek stress pada kolesterol sangat nyata. Stress yang dialami karena tubuh kelelahan akan memicu produksi kolesterol jahat. Jika terlalu berlebih maka akan menimbulkan berbagai keluhan kesehatan, bahkan yang serius seperti stroke dan serangan jantung.
Nutrive Benecol untuk Jaga Kolesterol kamu

Baca Juga: 4 Cara Praktis Atasi Lonjakan Kolesterol

Hidup sehat bisa dimulai dengan melakukan kebiasaan kecil, mulai dari olahraga ringan meski hanya lima menit. Sampai kebiasaan untuk memilih menu makanan yang lebih sehat dan bukan sekedar memanjakan lidah. kamu yang sedang berjuang memperbaiki pola makan agar kadar kolesterol normal dan terhindar dari stress.

Coba cara enak turunkan kolesterol dengan Nutrive Benecol, masukkan kedalam menu makanmu setiap hari. Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester yang sudah teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat. Konsumsi 2 botol setiap hari dalam 2 minggu secara rutin. Kolesterol yang terjaga akan membantu hidup lebih sehat dan menekan efek stress pada kolesterol serendah mungkin.

 
Fibershot