Logo Nutrive Benecol
Artikel
Artikel

Kenapa Kita Harus Cukupi Kebutuhan Serat Harian, Sih?

Kenapa Kita Harus Cukupi Kebutuhan Serat Harian, Sih?

Memenuhi kebutuhan serat harian menjadi hal wajib untuk dilakukan oleh siapa saja jika menghendaki tubuh tetap sehat. Kamu bisa mulai dengan membiasakan diri menyantap makanan tinggi serat atau yang mengandung serat. Ada banyak bahan makanan mengandung serat, mulai dari buah hingga sayuran.

Kandungan serat inilah yang membuat makanan nabati sangat baik untuk dikonsumsi rutin. Contoh makanan nabati tentunya buah dan sayur yang sudah disebutkan di atas. Konsumsi rutin buah dan sayur efektif memenuhi kebutuhan serat harian dalam tubuh. Efek yang ditimbulkan serat tubuh sangat menguntungkan, salah satunya efek positif ke saluran pencernaan.

Namun, setiap makanan sumber serat tidaklah mengandung serat dengan karakter yang sama. Satu sama lain memiliki perbedaan dan ciri khas, yang membuatnya perlu dikonsumsi secara seimbang. Supaya manfaat dari pemenuhan kebutuhan serat ini bisa dirasakan secara optimal.

Mengenal Apa Itu Serat?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai keuntungan maupun efek kekurangan serat tubuh. Pertama, yang perlu dipahami adalah pengertian dari serat itu sendiri. Serat adalah jenis karbohidrat yang terdapat pada makanan nabati namun tidak bisa dicerna oleh tubuh. Jika karbohidrat pada umumnya bisa dicerna tubuh, maka tidak begitu dengan serat.

Meski demikian, serat yang menggelondong atau menggumpal dalam pencernaan ternyata menguntungkan. Sifat ini membuat serat lebih mudah melewati saluran pencernaan, dan membuat bahan makanan lain ikut keluar dengan lancar. Inilah yang membantu tubuh tidak sembelit ataupun diare, karena serat yang tetap dalam bentuk gumpalan.

Hanya saja jenis serat ini beragam, ada yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan ada pula yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Jenis serat secara garis besar ada serat larut dan ada pula yang tidak larut dalam air. Beberapa jenis serat tidak larut akan dicerna oleh bakteri baik di dalam usus, namun beberapa sebaliknya. Maka perlu bijak dalam memilih asupan tinggi serat agar manfaatnya bisa dirasakan.

Berbagai Fakta Terkait Efek Serat bagi Kesehatan Tubuh

Disiplin dan bijak dalam memenuhi kebutuhan serat tubuh akan sangat berdampak bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa fakta terkait serat tersebut:

1. Makanan untuk Bakteri Baik dalam Usus

Tubuh manusia ternyata memiliki kandungan bakteri lebih banyak dibandingkan dengan sel-sel dalam tubuh itu sendiri. Perbandingannya bahkan 10:1 yang tentu membuatnya terpaut sangat jauh. Bakteri ini tinggal di banyak bagian tubuh mulai dari mulut, hidung, tangan, dan yang paling banyak ada di usus.

Jumlah bakteri terbanyak ada di usus yang artinya di saluran pencernaan, khususnya pada usus besar. Sebuah penelitian menunjukan jika bakteri di dalam usus ada sekitar 500 jenis. Jumlahnya mencapai triliunan, diperkirakan sekitar 100 triliun bahkan lebih.

Bakteri di dalam usus yang dikenal pula dengan istilah flora usus merupakan bakteri baik, keberadaannya terbilang menguntungkan. Supaya jumlah bakteri baik ini tidak defisit atau berkurang maka perlu memberi asupan bagi mereka. Salah satunya adalah serat, konsumsi serat sehat membantu menjaga jumlah bakteri baik tetap utuh dan pencernaan pun menjadi sehat.

2. Serat Membantu Diet Sehat

Membahas masalah serat tubuh juga tidak bisa dilepaskan dari yang namanya diet, karena serat sering dikaitkan dengan program diet sehat. Benarkah demikian? Rupanya hal tersebut memang benar, sebab asupan serat dalam jumlah yang cukup efektif menurunkan nafsu makan secara alami.

Ketika mampu mencukupi kebutuhan serat tubuh maka seseorang bisa lebih mudah untuk mencapai target berat badan ideal. Hal ini sesuai dengan hasil sebuah penelitian yang menunjukan jika asupan serat mampu menyerap air di dalam usus, memperlambat penyerapan nutrisi, dan juga memberi efek kenyang lebih lama.

Namun efek ini akan lebih terasa atau didapatkan jika mengkonsumsi serat larut dibandingkan serat tidak larut. Jadi, untuk kamu yang sedang diet pastikan memilih asupan makanan dengan kandungan serat larut. Sesekali juga bisa mengkonsumsi serat tidak larut namun usahakan tidak terlalu sering.

3. Efektif Menjaga Kadar Gula Darah

Serat juga memiliki efek positif terhadap kadar gula dalam darah, dan seringkali dimasukan dalam menu diet penderita diabetes. Hal ini terjadi karena serat mampu menjaga kadar gula dalam darah dibandingkan dengan kandungan makanan lainnya.

Ketika terlalu sering mengkonsumsi karbohidrat apalagi dari makanan olahan, yang kandungan seratnya sudah berkurang bahkan hilang. Maka tubuh akan menunjukan respon berupa kenaikan gula dalam darah. Mengingat tubuh juga memerlukan karbohidrat maka penting untuk menambahkan asupan serat saat mengkonsumsinya.

Jika karbohidrat yang masuk ke tubuh berpotensi meningkatkan gula darah maka efek ini bisa diredam dengan konsumsi makanan tinggi serat. Misalnya saja menambahkan aneka sayuran saat menyantap nasi. Konsumsi pula buah-buahan segar supaya kebutuhan serat tubuh terpenuhi dengan baik.

4. Berkontribusi Menjaga Kestabilan Kolesterol

Ada banyak bentuk efek kekurangan serat tubuh yang terbilang merugikan, salah satunya kesulitan untuk mengontrol kolesterol. Bagi kamu yang tidak ada keluhan kolesterol mungkin tidak ambil pusing dengan fakta ini. Namun akan sebaliknya bagi mereka yang sejak awal sudah punya penyakit kolesterol tinggi.

Asupan serat larut dan juga kental ternyata efektif membantu menyerap kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Konsumsi secara teratur akan membantu menstabilkan kadar kolesterol. Meskipun dampak positif yang ditimbulkan tidak begitu besar, setidaknya pemenuhan kebutuhan serat bisa memberi efek kecil bagi kestabilan kolesterol.

5. Hubungan Baik Antara Serat dengan Pencernaan

Serat diketahui sebagai makanan untuk bakteri baik di dalam usus yang membantu penyerapan nutrisi secara alami. Saat makanan tercerna dengan baik maka akan keluar dengan lancar, apalagi dibantu oleh gumpalan serat yang memang sifatnya tidak bisa dihancurkan oleh usus.

Alasan ini pula yang membuat banyak pakar kesehatan menganjurkan pemenuhan kebutuhan serat tubuh saat terjadi sembelit atau untuk pencegahan. Saat tubuh mengalami sembelit, artinya pencernaan tersendat dan ampas makanan yang sudah diserap nutrisinya mengendap di usus.

Melancarkan dan mendorong ampas-ampas tersebut untuk keluar bisa dengan konsumsi serat tinggi yang larut air. Konsumsinya juga bisa dijadikan pencegahan dari resiko mengalami sembelit. Jadi, untuk kamu yang selama ini sering mengeluh sembelit atau diare sebaiknya mulai memperbaiki asupan serat harian.

Nutrive FiberShot untuk Memenuhi Kebutuhan Serat

Pentingnya serat bagi kesehatan pencernaan dan berimbas pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Membuat kamu dan siapa saja perlu memenuhi kebutuhannya secara harian dengan baik. Memenuhi kebutuhan serat harian kini ada cara enak penuhi serat dengan Nutrive FiberShot yang mengandung 16 sari buah dan sayur.

Setiap 100 ml Nutrive FiberShot terkandung 5 gram serat, sehingga bisa bantu memenuhi kebutuhan harian serat. Jika kamu selama ini sulit makan buah dan sayur, maka ada yang praktis dengan mengonsumsi Nutrive FiberShot. Dengan mengonsumsi Nutrive FiberShot, dapat memenuhi kebutuhan serat harian dan bantu memelihara saluran pencernaan.

 
Fibershot