Logo Nutrive Benecol
Artikel
Artikel

Penyebab Umum Sembelit pada Anak dan Bagaimana Mengatasinya

Penyebab Umum Sembelit pada Anak dan Bagaimana Mengatasinya

Tidak hanya bisa dialami oleh orang dewasa, masalah sembelit pada anak juga akan lumayan sering dijumpai. Secara umum balita dengan pencernaan yang sehat dan lancar akan buang air besar satu kali sehari. Namun beberapa balita akan mengalami sembelit sehingga tidak buang air besar selama 3 hari atau bahkan lebih.

Mendapati intensitas buang air besar buah hati tidak sampai 3 kali dalam sepekan, maka orangtua perlu melakukan perawatan lebih intens. Sebab menunjukan jika pencernaan buah hati sedang bermasalah. Ketika tidak buang air besar lebih dari 3 hari maka feses akan mengeras dan membuat anak kesakitan saat buang air besar.

Penyebab Sembelit pada Anak

Sebelum memahami lebih dalam mengenai bahaya sembelit pada anak serta solusinya. Alangkah baiknya mengetahui dulu penyebabnya, sebab dengan mengetahuinya maka orang tua bisa lebih mudah merawat si kecil yang sembelit. Rupanya anak-anak bisa mengalami sembelit dikarenakan oleh banyak sebab, beberapa diantaranya adalah:

1. Konsumsi Makanan Rendah Serat

Sejak masih kecil, yakni sejak mendapatkan makanan pendamping ASI pastikan selalu memberi makanan alami pada anak. Khususnya sayur dan juga buah yang tidak hanya mengandung vitamin dan mineral namun juga serat. Hindari pemberian makanan olahan yang mengandung banyak gula dan rendah serat.

Sebab rata-rata anak atau balita yang mengalami sembelit adalah karena kurangnya asupan serat. Jika sudah terbiasa menikmati makanan olahan, maka akan sulit mengubah kebiasaan anak untuk menyukai buah dan sayur yang punya rasa alami. Jadi, usahakan setiap hari selalu memberi asupan serat yang justru sangat dibutuhkan tubuh si kecil.

2. Mengalami Dehidrasi

Sembelit pada anak juga kerap kali disebabkan oleh dehidrasi, sebab anak-anak juga bisa mengalaminya sebagaimana pada orang dewasa. Terlalu sibuk dan asyik bermain kadang membuat anak lupa makan dan lupa minum. Jika mengalami dehidrasi maka akan rentan mengalami kondisi sembelit.

Oleh sebab itu orang tua perlu memastikan anak minum dalam jumlah yang cukup, tidak hanya dari air dan susu saja. Namun juga bisa dibantu pemenuhan cairan tubuhnya lewat makanan. Misalnya membiasakan anak menyantap makanan berkuah dan buah yang mengandung banyak air secara alami.

3. Takut ke Toilet

Ada kalanya juga anak-anak bermasalah dengan susah buang air besar karena takut ke toilet. Maka untuk mengatasi sembelit pada anak perlu mengajarkan toilet training dengan baik dan benar. Bisa jadi anak takut ke toilet karena tidak tahu bagaimana caranya ke toilet.

Orangtua bisa mengajarkan anak mengenai toilet training sejak dini agar mereka tidak mengalami kesulitan mengurus keperluannya disini. Manfaatkan tips dan trik dari para ahlinya di media internet untuk mempermudah pembelajaran aktivitas di toilet. Sehingga anak-anak terbiasa segera buang air besar tanpa menahannya dan menjadi sembelit.

4. Kurang Aktivitas

Tidak rutin buang air besar menjadi tanda atau ciri-ciri sembelit pada anak yang perlu ditangani dengan segera. Penyebab dari kondisi ini bisa jadi karena si kecil kurang beraktivitas. Tubuh yang kurang gerak memang bisa memperlambat metabolisme tubuh dan pencernaan ikut melambat.

Efeknya adalah siklus buang air besar menjadi lambat atau berkurang cukup drastis dari biasanya. Maka mendapati si kecil memang lebih banyak berdiam diri bukannya aktif bergerak sambil bermain. Ada baiknya mencoba mengajak anak lebih banyak bergerak, misalnya saja mengajaknya jalan-jalan keliling kompleks atau bermain bersama untuk permainan yang menuntut banyak gerak.

5. Mengalami Masalah Kesehatan Lain

Sembelit yang dialami buah hati juga bisa disebabkan oleh adanya masalah kesehatan lain. Misalnya saja anak mengalami intoleran laktosa, yang tentu tidak langsung diketahui oleh orangtua. Maka penting untuk memperhatikan intensitas buang air besar dan kondisi feses yang dikeluarkan anak.

Jika memang menjumpai kondisi abnormal, bisa mengecek asupan hariannya apa. Apabila terbukti sembelit ini disebabkan oleh konsumsi susu formula maka bisa dihentikan atau diganti ke jenis susu formula bebas laktosa. Tidak hanya intoleran laktosa saja, anak-anak yang mengalami diabetes juga bisa mengalami sembelit lebih sering sehingga perlu waspada.

Baca Juga: Kenapa Kita Harus Cukupi Kebutuhan Serat Harian, Sih?

Cara Tepat Mengatasi Sembelit yang Dialami Anak-Anak

Sedangkan untuk solusi dari masalah sembelit pada anak bisa dengan melakukan beberapa upaya sebagai berikut:

1. Memberi Asupan Tinggi Serat

Solusi pertama yang perlu dilakukan orangtua agar sembelit pada anak-anak bisa diatasi secara alami. Adalah dengan memberi asupan makanan dengan kandungan serat yang tinggi. Sebab anak-anak juga memerlukan asupan serat harian yang bisa didapatkan dari buah, sayuran, maupun roti gandum dan nasi merah.

2.Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Saat anak kurang minum maka tekstur fesesnya akan lebih keras dan kering, sehingga memberi sensasi sakit saat buang air besar. Solusinya tentu saja dengan membantu anak minum air lebih banyak dan mencukupi kebutuhan tubuhnya. Biasakan anak untuk minum air putih paling tidak 8 gelas sehari, bisa dibantu pula dengan memberi makanan mengandung air seperti sayur sop, buah semangka, dan lain sebagainya.

3. Mengurangi Asupan Susu Sapi

Jika anak dirasa tidak kekurangan serat ataupun mengalami dehidrasi, ada kemungkinan sembelit yang dialami karena kondisi intoleran terhadap laktosa. Maka orang tua dalam mengatasi sembelit pada anak bisa mengurangi dulu asupan susu sapi. Pertimbangkan pula untuk mengganti susu formula yang diberikan dengan yang rendah atau bebas laktosa.

4. Mendorong Anak Beraktivitas Lebih Banyak

Berhubung salah satu penyebab sembelit pada buah hati adalah kurangnya gerak atau aktivitas. Maka orang tua bisa mendorong anak untuk lebih banyak bergerak, yakni dengan membiasakan anak jalan kaki. Misalnya saja dengan mengajak anak jalan-jalan keliling kompleks di pagi maupun sore hari.

Langkah lainnya adalah mengajak anak untuk menikmati kegiatan olahraga atau melakukan permainan yang menuntut tubuh banyak bergerak. Anak yang kurang gerak memang akan lebih rentan mengalami sembelit. Sebab saluran pencernaannya menjadi lebih lambat dari seharusnya

5. Mengatur Jadwal Makan Anak

Perlu diketahui bahwa dengan makan secara teratur maka pencernaan anak akan menjadi lebih lancar. Intensitas buang air besar juga akan lebih teratur, bisa sehari sekali atau dua hari sekali. Jadi, biasakan anak untuk makan teratur setiap harinya dan mendapatkan asupan serat secara maksimal.

6. Mengajak Anak Rutin ke Toilet

Jika mendapati anak jarang buang air besar karena takut ke toilet, maka dampingi anak pergi ke toilet. Ajarkan anak cara membasuh diri saat selesai buang air besar dan cara duduk yang baik di atas kloset. Selain itu bisa menemani anak selama di toilet, sebab bisa jadi anak takut ke toilet jika sendirian.

Baca Juga: 7 Cara Mudah untuk Perbanyak Konsumsi Serat Harian

Nutrive FiberShot untuk Melancarkan BAB Anak

Membantu anak memiliki siklus buang air besar yang terbilang lancar, maka bisa pula memberi asupan Nutrive FiberShot setiap hari. Asupan Nutrive FiberShot akan memberi 5 gram serat, yang tentu efektif melancarkan pencernaannya. Tidak perlu cemas memberikan minuman kaya serat ini karena terbuat dari bahan alami yang aman untuk kesehatan si kecil. Sehingga tidak lagi khawatir mengenai masalah sembelit pada anak karena teratasi dengan Nutrive FiberShot.

 
Fibershot
Kembali ke atas