Wajib Tahu, Ini 7 Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Wajib Tahu, Ini 7 Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh wajib dilakukan demi mencegah kolesterol tinggi dan menjaga kesehatan jantung. Lemak jenuh adalah makanan berlemak yang tetap padat dalam suhu ruangan. Jika dikonsumsi, lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah, serta meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Kolesterol jahat yang tinggi akibat lemak jenuh bisa memicu penyumbatan di arteri jantung dan bagian tubuh lainya. Jika aliran darah tersumbat akibat tingginya plak yang ditimbulkan kolesterol Ini, tubuh akan mengalami stroke hingga serangan jantung.

Menurut WHO, jantung koroner dan stroke merenggut lebih dari 14,1 juta nyawa pertahun. Ini yang membuat konsumsi lemak jenuh harus dibatasi. The American Heart Association merekomendasikan konsumsi maksimal 30 gram lemak jenuh untuk pria dewasa dan 20 gram untuk wanita dewasa dalam sehari.

Sayangnya kita sering tidak menyadari bahwa lemak jenuh ada dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Meski tidak menunjukkan gejala dalam waktu singkat, makanan-makanan tinggi lemak jenuh ini bisa memicu timbulnya plak yang menyumbat pembuluh darah.

Yuk mulai perhatikan makanan yang kita konsumsi dan waspadai kandungan lemak jenuhnya. Merangkum Stylecraze dan webmd, ini 7 makanan sehari-hari tinggi lemak jenuh yang harus dihindari demi menjaga kesehatan jantung.

1. Daging Olahan

Daging olahan seperti sosis, nugget, dan kornet tinggi kandungan garam dan lemak jenuh. Selain itu, daging olahan memang tinggi lemak hewani yang tidak menyehatkan bagi tubuh bisa dikonsumsi terus menerus dalam jumlah yang banyak.

Ganti daging olahan dengan daging tanpa lemak yang dimasak dengan sedikit garam. Anda juga bisa mendapatkan protein dari daging ayam jamur, lentil, kacang-kacangan, hingga tahu untuk mengganti daging olahan.

Baca Juga: 8 Makanan untuk Kolesterol Tinggi yang Dijamin Memanjakan Lidah

2. Susu

Susu selama ini mungkin dikenal sebagai salah satu minuman paling menyehatkan. Bahkan susu masuk dalam kampanye 4 sehat 5 sempurna. Namun minuman menyehatkan ini juga bisa jadi sumber lemak jenuh yang berbahaya bila dikonsumsi terlalu banyak.

Susu murni mengandung 4,5 gram lemak jenuh dalam secangkirnya. Sementara susu skim yang kandungan lemaknya sudah diturunkan menjadi 1 persen hanya mengandung 1,5 gram lemak tak jenuh.

Susu full cream yang jadi sumber terburuk yaitu 28 gram lemak jenuh dalam satu cangkir sajiannya. Meski begitu, susu fermentasi seperti yogurt dipercaya bisa memberikan efek positif pada kesehatan jantung.

3. Keju

Keju memang bisa menjadi pelezat hampir semua masakkan. Ini yang membuat sulit untuk menghindari keju dalam makan sehari hari. Sebenarnya keju juga tinggi nutrisi seperti kalsium. Namun di sisi lain, keju memiliki lemak jenuh yang tinggi.

Mengonsumsinya terlalu banyak bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Selembar keju saja sebenarnya sudah memenuhi setengah rekomendasi konsumsi harian lemak jenuh anda. Bayangkan banyaknya keju dalam sepotong pizza dan burger yang anda konsumsi.

4. Mentega

Mentega memiliki cita rasa dan aroma yang sangat lezat. Sulit rasanya untuk membuang mentega dari daftar bahan masakan. Cara terbaik adalah membatasi jumlah konsumsinya.

Mengkonsumsi mentega terlalu banyak dalam jangka waktu lama, kesehatan jantung akan terganggu akibat lemak jenuh yang tinggi. Cukup konsumsi 1-2 sendok teh mentega dalam sehari untuk menghindari kolesterol tinggi.

5. Biskuit dan Kue

Kue dan biskuit mungkin jadi camilan lezat peningkat mood seharian. Sayangnya biskuit dan kue tinggi lemak jenuh. Tapi tenang, mengonsumsi biskuit dan kue dalam jumlah yang terkontrol masih aman untuk kesehatan.

Hal ini juga bisa disiasati dengan membuat sendiri biskuit dan kue dengan bahan-bahan yang jauh lebih menyehatkan. Kurangi kadar garam dan gula dalam biskuit dan kue. Yang harus diperhatikan adalah mengontrol porsi biskuit dan kue yang dikonsumsi.

6. Es Krim

Sebuah studi yang dilakukan Center for Science in the public Interest di Amerika menemukan es krim sundae mengandung 1270 kalori dan 38 gram lemak jenuh. Kandungan ini setara dengan memakan steak, salad, dan ubi panggang sekaligus.

Sama dengan biskuit dan kue, ada juga bisa membuat es krim sendiri dengan bahan-bahan alami yang rendah lemak jenuh. Bekukan buah-buahan seperti strawberry dan pisang, lalu blender. Taburkan madu atau meses di atasnya dan anda sudah bisa menikmati es krim sehat yang lezat.

Baca Juga: Waspadai Masalah Kolesterol Tinggi dan Pencegahannya Sejak Dini

7. Santan Kelapa

Makanan tradisional khas Indonesia memang banyak yang menggunakan santan sebagai bahan utamanya. Makanan ini juga sering jadi menu sehari-hari. Meski lezat, coba yuk kurangi konsumsi santan, karena santan mengandung lemak jenuh yang tinggi. Kalau makan setiap lebaran masih boleh kok, yang penting batasi porsinya ya.

Makanan enak memang sulit untuk ditolak, bahkan bagi beberapa orang konsumsi makanan enak sudah menjadi hobi bahkan trend gaya hidup.Tak jarang pula, perasaan bersalah muncul setelah momen makan enak telah terpenuhi.

Untuk Anda yang tetap ingin momen makan enak tak terlewati, namun khawatir kolesterol tinggi menghantui, saatnya menjadikan Nutrive Benecol sebagai teman makan enakmu. Plant Stanol Ester yang terkandung didalamnya telah teruji klinis dapat menurunkan kolesterol hingga 10% jika dikonsumsi rutin 2x sehari, langsung setelah makan.

Nutrive Benecol dalam kemasan praktis dan nikmat dikonsumsi dingin tersedia dalam varian rasa yang enak dan menyegarkan seperti Blackcurrant, Strawberry, Lychee dan Orange. Nutrive Benecol dapat diperoleh dengan mudah di toko kesayangan Anda. Segera coba dan rasakan manfaatnya. Nutrive Benecol, Cara enak turunkan kolesterol.

 
Fibershot
Kembali ke atas