Yoga, Olahraga yang Efektif Turunkan Kolesterol

Berasal dari kebudayaan India kuno sekitar 3.000 SM, yoga kini menjadi olahraga yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Mulai dari kalangan dewasa hingga anak-anak muda, semua telah merasakan manfaat dari yoga. Salah satu keuntungan yang didapat dari yoga yang sudah banyak diteliti adalah membantu menurunkan kolesterol tinggi.

Yoga terdiri atas kombinasi latihan pernapasan, beberapa gerakan dan postur, serta meditasi. Jenis-jenis yoga yang sekarang dikenal oleh masyarakat, yaitu hatha yoga, vinyasa yoga, Ashtanga yoga, Bikram yoga, Iyengar yoga, hingga yoga yang khusus diperuntukkan bagi ibu hamil.

Sejumlah penelitian menyatakan bahwa melakukan yoga secara rutin dapat membantu dalam mengatasi serangkaian masalah kesehatan, yaitu tekanan darah tinggi, radang sendi, dan peningkatan kadar gula. Selain itu, yoga juga terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Menurut sebuah penelitian di Indian Heart Journal, melakukan yoga secara teratur satu jam setiap hari selama tiga bulan dapat menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol ‘jahat’) dalam darah. Penelitian lain menyebutkan bahwa yoga dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol ‘baik’) hingga 12%.

Penasaran gerakan dan postur yoga apa saja yang dapat membantu menurunkan kolesterol? Berikut beberapa yang bisa Anda coba:

  • Chakrasana

Chakrasana adalah pose tubuh yang menyerupai roda. Gerakan ini dapat meningkatkan fungsi kerja hati sehingga membantu fungsi metabolisme organ tersebut, termasuk mengeluarkan lemak dan kolesterol yang berlebihan di dalam tubuh.

  • Kapalbhati

Kapalbhati melibatkan teknik pernapasan, terdiri dari menghirup udara secara pasif dan mengembuskan udara secara aktif. Pose ini dapat meningkatkan kecepatan metabolisme tubuh sehingga membantu menurunkan berat badan berlebih. Berat badan berlebih juga dianggap sebagai faktor risiko meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Tak hanya itu, teknik pernapasan dalam kapalbhati juga dapat meningkatkan pengeluaran racun dari dalam tubuh, termasuk zat-zat yang berkaitan dengan pembentukan kolesterol.

  • Sarvangasana

Sarvangasana dilakukan seperti bertumpu pada kedua bahu sehingga kepala berada di bawah dan kaki diluruskan ke atas. Pose ini dipercaya dapat merangsang kerja kelenjar tiroid dan paratiroid dalam mengatur metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat. Metabolisme lemak yang baik penting dalam mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.

  • Matsyasana

Matsyasana adalah pose yang terlihat seperti ikan. Teknik ini dapat meningkatkan sirkulasi darah ke beberapa organ tubuh, meliputi organ pencernaan, paru, dan organ-organ di area panggul.

Selain itu, postur ini juga dapat meningkatkan fungsi kelenjar di seluruh tubuh yang bertanggung jawab terhadap proses metabolisme, salah satunya metabolisme kolesterol.

  • Dhanurasana

Dhanurasana adalah pose yang membuat punggung Anda melengkung ke arah atas. Gerakan ini dapat memberi efek peregangan pada otot-otot di area perut dan melancarkan suplai darah ke organ-organ di bawah area perut tersebut (misalnya pencernaan).

Pada sisi lain, pose ini juga dapat meningkatkan fungsi sistem endokrin yang berperan dalam proses metabolisme kolesterol.

  • Paschimottanasana

Paschimottanasana dipercaya dapat merangsang kerja hati dan ginjal. Dengan demikian, proses metabolisme menjadi lebih baik, termasuk dalam mengolah dan mengeluarkan kolesterol dari dalam tubuh.

Teknik ini juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan dan membuang lemak berlebih di area perut yang dapat menjadi faktor risiko peningkatan kadar kolesterol.

Tak hanya bikin rileks, yoga juga dapat berkontribusi dalam menyusutkan kadar kolesterol Anda. Namun, untuk mendapatkan serangkaian manfaat di atas, tentu Anda harus melakukan teknik yoga di bawah bimbingan para instruktur yang sudah terlatih. Perlu diingat juga bahwa untuk menurunkan kolesterol dibutuhkan kedisiplinan dalam menjalankan pola hidup sehat lainnya, salah satunya dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung plant stanol. Saat ini mudah ditemukan dalam bentuk kemasan praktis di pasaran.