Kreasi Sarapan Enak dan Sehat untuk Keluarga

Sarapan pagi sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Sarapan dapat memberikan nutrisi dan energi setelah tidur malam, serta penting untuk menjaga energi dalam beraktivitas seharian.

Terkadang, akibat bangun kesiangan atau dilanda rasa bosan, sarapan kerap dilewatkan atau hanya makan seadanya tanpa memperhatikan asupan nutrisi. Padahal, banyak sekali risiko kesehatan yang akan timbul ketika Anda memutuskan untuk melewatkan sarapan atau sarapan secara asal-asalan.

 

Kesehatan keluarga harus selalu menjadi perhatian utama. Jika Anda bosan dengan menu sarapan yang itu-itu saja, mari berkreasi untuk membangkitkan semangat sarapan bagi Anda dan keluarga. Berikut ini adalah beberapa inspirasi sarapan yang enak, praktis, sehat, sekaligus memiliki kadar kolesterol rendah.

  1. Roti gandum isi

Roti gandum isi, khususnya gandum utuh (whole wheat), mengandung banyak serat yang lebih sulit untuk dicerna, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Kadar gula darah pun tidak langsung melonjak tiba-tiba, sehingga mencegah rasa mengantuk setelah sarapan.

Isi roti gandum dengan potongan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral, yang bisa juga Anda tambahkan suwiran ikan tuna, daging ayam, atau irisan telur rebus untuk memenuhi kebutuhan protein.

  1. Overnight oat

Overnight oat adalah varisasi olahan oat yang didiamkan semalaman di kulkas, dengan bahan dasar oat yang diseduh dengan air atau produk susu. Untuk sarapan sehat dan praktis, tentu saja overnight oat memenuhi kriteria.

Caranya sangat mudah. Gunakan plain yoghurt yang rendah lemak dan rendah gula, atau lebih baik lagi dengan smoothie yang mengandung plant stanol ester, untuk dicampur dengan oat (tanpa perlu direbus).

Untuk menambah rasa manis, campur dengan berbagai topping buah-buahan seperti irisan apel, jeruk, atau buah beri, atau bisa juga berupa kacang-kacangan. Masukkan semua campuran tersebut ke dalam wadah tertutup, misalnya toples selai, lalu masukkan ke dalam lemari es.

Siapkan overnight oat sebelum tidur, sehingga keesokan harinya Anda dan keluarga dapat segera menyantapnya untuk sarapan.

Selain overnight oat, Anda juga bisa mengandalkan cereal drink atau smoothie yang mengandung plant stanol ester (PSE). Dengan mengonsumsi ini, selain Anda tidak akan melewatkan manfaat sarapan, sebagai bonus, kandungan PSE ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

  1. Nasi merah dengan telur dadar dan tahu-tempe goreng

Goreng-gorangan? Tenang, tahu dan tempe goreng sesekali tidak akan langsung membuat kolesterol jahat meningkat. Beras merah sendiri diketahui memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan kolesterol baik (HDL)  hingga menjaga berat badan tetap stabil.

Untuk menghalangi penyerapan kolesterol jahat, santap dengan sayur bayam rebus kuah bening. Isi setengah piring makan dengan sayur bayam seratnya tidak perlu membuat Anda merasa perlu menambah nasi. Takaran nasi merah yang dimakan sebaiknya tidak lebih dari sekepalan tangan sendiri.

Beberapa menu yang disebutkan di atas hanya beberapa contoh bahwa menu sarapan yang menerapkan pola makan yang sehat dan rendah kolesterol tidaklah repot dan membosankan. Jika dilakukan secara konsisten, Anda dan keluarga dapat terhindar dari penyakit-penyakit akibat tingginya kadar kolesterol jahat, seperti serangan jantung, strok, diabetes tipe 2, penyempitan arteri, dan masih banyak lagi.

Jangan takut untuk berimprovisasi dan menjadi kreatif dalam mengombinasikan berbagai bahan makanan yang sehat bernutrisi, sehingga Anda dan keluarga tidak akan pernah merasa bosan dalam menyantap sarapan. Ingat, sarapan adalah bekal awal Anda dan keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jadi, jangan sampai dilewatkan ya!

Sumber: www.klikdokter.com