Makanan Sumber Fitosterol, Penurun Kolesterol

Fitosterol adalah sel membran pada tumbuhan yang memiliki fungsi seperti kolesterol dalam tubuh manusia. Biasanya menu makanan penurun kolesterol akan menggunakan bahan makanan yang mengandung senyawa ini. Sebab fitosterol sudah diakui sebagai senyawa yang mampu menurunkan kolesterol jahat dalam darah sejak tahun 1950. Bahkan mengonsumsi makanan sumber fitosterol juga terdapat dalam pedoman penurun kolesterol yang dikeluarkan oleh European Heart Association.

Menurut beberapa hasil penelitian, fitosterol ini harus dikonsumsi secara teratur untuk mendapatkan hasil maksimal. Mengonsumsi fitosterol secara rutin dalam kurun waktu 2 hingga 3 minggu dapat menurunkan kolesterol hingga mencapai 10%. Salah seorang dokter spesialis penyakit dalam dan jantung, Dr. Djoko Maryono juga menyatakan, mengonsumsi makanan sumber fitosterol jauh lebih aman dibandingkan dengan mengonsumsi obat penurun kolesterol karena tidak memberikan efek samping. Selain itu, senyawa ini sudah mendapatkan GRAS (Generally Recognize as Safe) dari Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat ( US FDA). US FDA  juga mengizinkan produk apapun yang mengandung fitosterol mencantumkan kata “menyehatkan jantung” pada labelnya. Hal ini berkaitan dengan kemampuannya untuk menurunkan kolesterol yang merupakan salah satu penyebab utama PJK (Penyakit Jantung Koroner).

Kesamaan struktur antara fitosterol dengan kolesterol yang ada dalam tubuh manusia berpengaruh terhadap proses penurunan kolesterol. Di dalam usus, fitosterol akan berkompetisi dengan absorbsi kolesterol. Senyawa ini akan mengikat misel lebih dulu dan mengurangi isi kolesterol di dalamnya. Misel sendiri adalah alat transportasi dalam tubuh yang bertugas membawa lipid larut seperti vitamin, fosfatidilkolin, dan juga kolesterol. Proses inilah yang membuat kadar kolesterol dalam tubuh dapat menurun.

Untuk mendapatkannya tidaklah sulit karena Anda bisa mendapatkannya dari beberapa makanan di sekitar Anda. Misalnya seperti kacang-kacangan, buah, dan sayur. Anda juga bisa mengolah makanan penurun kolesterol dengan minyak nabati  yang juga mengandung fitosterol. Namun penggunaannya yang salah justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Misalnya ketika minyak nabati digunakan untuk memasak dengan titik didih yang melebihi batas maksimalnya. Itulah alasannya banyak yang menggunakan minyak nabati ini untuk campuran salad atau makanan lain tanpa melalui proses pemanasan.

Sayangnya kandungan fitosterol pada sayuran dan tumbuhan hanya berjumlah sedikit. Agar proses penurunan kolesterol ini lebih efektif, akan lebih baik jika Anda melengkapi diet menu makanan sehat dengan mengonsumsi Nutrive Benecol 2 botol setelah makan. Nutrive Benecol mengandung 1,7 gram PSE (Plant Stanol Ester) yang merupakan salah satu jenis dari fitosterol. Berdasarkan Third Report of the National Cholesterol Education Program (NCEP) Expert Panel on Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Cholesterol in Adults (Adult Treatment Panel III) Final Report pada tahun 2002, kandungan ini setara dengan 3 mangkuk oat, 15 buah pisang, atau 15 buah apel. Dengan mengombinasikan diet makanan penurun kolesterol dengan Nutrive Benecol setiap hari, maka kadar kolesterol jahat dalam tubuh dapat berada dalam level yang aman.

ARTIKEL FAVORIT